Skip to main content

Posts

Father & Son

Dalam sebuah trip, seorang sahabat yang tinggal jauh dengan anak lelaki berbisik. "Gue rindu anak gue." Sahabat saya yang lain, harus pulang cepat dari sebuah acara karena ia berjanji mengajak tiga anak lelakinya yang masih kecil-kecil untuk bermain di Timezone. Pagi ini ketika saya mandi, 'anak-anak' saya menari-nari di aliran air... "Papa!" [Foto diambil di jalan Surya Kencana-Bogor, tanggalan cap go meh, 4 Maret 2007]

Dick-tionary

<img src="http://img220.imageshack.us/img220/6613/adsc05078pv5.jpg" alt="Image Hosted by ImageShack.us" /> [Foto diambil di sebuah vihara di Tangerang, Banten, tanggalan cap go meh: 4 Maret 2007]

Ada Perempuan Telanjang di Senayan City

<img src="http://img385.imageshack.us/img385/9026/adsc04911iy4.jpg" alt="Image Hosted by ImageShack.us" /> Pameran foto dari Jerry Aurum, sekaligus peluncuran buku fotografi karyanya di Senayan City. Menampikan foto-foto seni sejumlah model perempuan. Telanjang, telanjang, telanjang. Namun jangan disalahartikan. Foto telanjang di sini, menurutnya adalah seni. Jadi jangan terburu berburuk sangka. Jika hingga detik ini pameran yang tubuh-tubuh indah itu aman dari gangguan pendemo maupun keusilan aparat keamanan, perlu kita saluti. Menyamakan persepsi bahwa tidak semua ketelanjangan itu porno, sangat luar biasa. Atau karena publikasi tidak terlalu heboh. Atau masyarakat kita sudah dewasa untuk bisa membuat persamaan bahwa telanjang versi tradisional dengan telanjang versi modern pun masih bisa dikategorikan seni. Ah, andai saya ingat hingga kapan pameran ini berlangsung.

Saya Takut Terkena Kanker Payudara

Penyebab kematian Melky Goeslow beberapa yang lalu, membuat saya tersentak. Pria Ambon itu rupanya pengidap kanker payudara. Saya bergidik membayangkan payudara saya yang indah ini digerogoti oleh kanker. Saya sangat kuatir. Kanker payudara juga wajib diwaspadai pria. Penelitian medis menunjukkan pria tetap berisiko terkena kanker payudara karena pria juga memiliki kelenjar susu di sekitar puting mereka. Walaupun memiliki tubuh yang kurus ataupun badan yang kekar, seorang pria tetap memiliki risiko terkena kanker payudara. Karena kelenjar susu pada pria lebih sedikit ketimbang wanita, risiko terkena kanker payudara memang lebih kecil. Namun bukan berarti kemungkinan tersebut bisa diabaikan begitu saja. Syukurlah, ternyata menurut Sutjipto, ahli bedah onkologi dari Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta, kanker payudara pada pria jumlahnya sedikit, yakni 5-7 persen dari seluruh penderita kanker payudara. "Perempuan lebih rentan terkena kanker payudara dibandingkan pria karena perbeda...

Bye Bye Wedding Party

Saya sudah beberapa tahun terakhir tidak lagi pergi ke segela macam pesta, termasuk pesta perkawinan. Saya berniat untuk berhenti melakukannya. Dari pada setiap pergi membuat saya tidak nyaman, lebih baik tidak. Sejumlah undangan saya lewatkan dengan sengaja. Saya tak pikirkan apa yang ada di kepala para pengundang itu ketika tahu saya tak datang. Jika ditanya apa alasannya, saya tak akan bisa menjawab. [Sebetulnya ada dua pesta perwainan yang tahun lalu saya datangi. Sebuah pesta di Bandung. Datang ke pestanya sepuluh menit, sisanya bisa wisata kuliner dan FO. Satunya lagi adalah pesta perkawinan kolega kerja. Itu pun karena saya harus mendokumentasikan acara]. Belum lama, mampirlah sebuah kartu undangan perkawinan seorang klien perusahaan ke kantor. Sangat jelas, nama boss saya tercantum di sana. Saya sendiri tidak mengenal klien ini. Tak perduli dengan undangan itu dan tak mau tahu. Saya merasa tak punya hubungan apa-apa. Hari 'H', boss saya teriak. Setelah memeriksa kartu u...

Pak Kecipak Preman

Bubar dari gathering dengan sebuah komunitas pencinta alam pada suatu malam di sekitar Sarinah Square, dengan beberapa sahabat, saya masih melanjutkan perbincangan. Kami memutuskan untuk pulang setelah melihat jam sudah lewat dari jam 1 am, dengan tujuan dan cara pulang masing-masing. Banyak taksi ngetem . Saya memilih untuk menarik taksi yang sedang melaju. Batin saya, jika saya mengambil taksi dari antrian yang ngetem, si sopir harus membayar sejumlah uang untuk diberikan kepada preman yang mengorganisir kawasan itu. Preman tersebut tak saja petugas yang mengatur antrian dan menagih uang kepada para sopir, juga pihak-pihak lain yang 'invisible' seperti oknum polisi. Seperti yang terjadi di hampir semua area terbuka di perkotaan. Saya paling tak kompromi dengan pemerasan. Sekecil apapun. Sebisa mungkin saya menghindar. Risih saja. Dalam kasus ini, para sopir mungkin tak merasa diperas karena dengan suka rela ia menyerahkan sejumlah uang yang menjadi 'tarif' ngetem di ...