Skip to main content

Posts

Lalu, Cory Monteith Meninggal

Meskipun tak terlalu memfavoritkan satu per satu para pemainnya, tapi pada suatu waktu lalu saya pernah sangat suka dengan Glee. Tentu saja, karena kreativitas serial televisi itu memang hebat. Termasuk lagu-lagu yang mereka nyanyikan, sangat saya sukai. Tiba-tiba saya membaca berita kalau Cory Monteith, salah seorang aktor pendukung, meninggal dunia. Kaget. Dia masih terlalu muda.  Kematian orang-orang dalam usia muda selalu membuat saya termenung. Hal membuat saya takut jika saya sedang dalam ketidaksiapan. Bukan takut atas kematian itu sendiri. Saya hanya membayangkan jika 'bekal' saya tak cukup untuk bisa saya pertanggungjawabkan di hadapan Sang Pencipta. 

Gloomy Jakarta

Dalam perjalanan ke Gedung Sapta Pesona. Langit mendung di atas patung MH Thamrin, Medan Merdeka Selatan.

Beaching Time

Ke Ancol aja gitu.

Spiritual Tourism Wanna Be

Belakangan saya bergabung dengan sebuah komunitas para spiritualis. Mereka sedang menyiapkan sebuah usaha: spiritual tourism. Menarik, karena bagi saya tentu bisa jadi sumber inspirasi untuk menulis penelitian. Hari ini mereka melakukan survey ke Bogor. Ikut jalan, sebagai bagian dari ethnography.

Feedback

Ternyata, sejak Kamis lalu saya sudah mendapat feedback dari penguji thesis. Lalu sejuta kuatir datang tentang nilai yang mungkin jeblok. Untunglah, tidak terlalu menguatirkan. So, harus segera direvisi, agar segera lulus. 

Pengen Banget Jadi Professor

Cita-cita saya saat ini, yang harus digarisbawahi dan ditebali, ingin jadi seorang professor. Konon, syarat untuk menuju ke sana makin hari makin rumit. Perlu kerja keras dan komitmen hebat agar semua persyaratan bisa terpenuhi. Salah satu persyaratan itu adalah publikasi ilmiah.  Jika sekedar publikasi ilmiah mungkin mudah. Tapi, pemerintah telah menentukan aturan baku, bahwa publikasi hanya boleh dilakukan pada daftar penerbitan yang mereka tunjuk. Sayangnya, setelah saya observasi, ternyata cuma satu jurnal yang sesuai dengan topik riset saya. Bagaimana ini?