Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Yogyakarta

Berkunjung ke UGM

Ah, dapat tugas untuk melakukan studi banding ke UGM dan UNY di Yogyakarta. Tentang bagaimana kedua universitas itu menyelenggarakan pascasarjana. Beberapa rekan lain yang bergabung dalam tim revitalisasi Pascasarjana UNJ bergerak ke sejumlah universitas di berbagai kota. 

Nyate by the Street

Pulang dari Borobudur arah ke hotel, makan sate di warung tenda pinggir jalan.

The Kids at Borobudur

Ikut Kursus Membuat Tas Kulit

Pengen liburan dengan cara berbeda: ikut kursus bikin tas kulit di Yogyakarta! Maka, jadilah tas kulit yang keren.

Back to Jogja

Saya sedang ingin mengeluarkan sisi kretifitas dalam diri saya. Pekerjaan-pekerjaan saya selama ini terlalu banyak rambu-rambu. Terinspirasi dari perjalanan saya ke Jogja beberapa waktu lalu, menemukan satu tempat kursus membuat tas kulit. Lalu ada keinginan yang menggebu untuk ikut. Setelah mencari waktu terbaik, mencari tempat yang mungkin juga terbaik, akhirnya keinginan itu akan segera terwujud. Pagi ini, terbang dengan Lion menuju Jogja. Bismillah, akan ada manfaatnya.

Sae-sae

Ini Sae-sae, satu pondokan yang saya temukan lewar Airbnb. Semalam bayar 200 ribuan. Jika dibandingkan dengan pondokan lain, banyak yang lebih murah, ber-AC, kamar mandi dalam kamar, etc. Tapi jika yang saya cari memang seperti syarat-syarat itu, saya tak akan menggunakan Airbnb. Tinggal nyebrang dari Cavinton Hotel saja, sudah ada hotel yang bayarnya 150 ribuan.  Sae-sae menawarkan pondokan dengan gaya rumahan, sederhana, dan apa adanya. That's what I like.

Malioboro

Tak Jauh dari Malioboro

Dari Bandara ke Hotel

Saya, dalam perjalanan dari bandara ke hotel. Ayo, kapan terakhir saya ke Jogja, ya? 2005 waktu naik Merbabu? Atau waktu 2006 waktu gempa? Lupa, tapi yang pasti sudah sepuluh tahunan yang lalu. Kali ini saya kembali menghirup udara Jogja. Rasanya, luar biasa exciting.

PhotoJournal: Humanitarian Aid for Yogya

Bencana Yogyakarta memanggil siapa saja untuk melakukan amal terbaiknya.Sejak dua minggung lalu, saya dan beberapa teman merencanakan charity trip ke Yogya. Perjalanan dan kegiatan ini untuk menyalurkan dana US $ 10,000 dari sebuah perusahaan Norwegia: Nordic Intertrade. Senang sekali saya punya kesempatan bergabung. Saya menilai semakin banyak kecenderungan individu atau organisasi yang ingin menyalurkan sumbangan langsung ke tangan korban. Tanpa birokrasi, tanpa komisi. Uang dapat, belanja kebutuhan pengungsi, langsung salurkan. Kami tiba di Yogya malam. Tanpa istirahat dulu, kami langsung menuju gudang untuk memeriksa belanjaan, menentukan daerah mana yang akan dikunjungi, dan menentukan jumlah bantuan untuk setiap posko. Sejak dari Jakarta, kami sudah merencanakan dan mengatur segala sesuatunya. Tiap orang mendapat tugas yang berbeda. Beberapa hari sekali kami meeting untuk koordinasi. Telepon dan email juga tetap jalan. Termasuk memilih orang dan pihak-pihak loka...

Sambisari Temple

Ratu Boko Temple

Jeeping About Yogyakarta

Jeep hasil pinjeman. Sangat berjasa untuk menemani berkeliling pelosok Yogyakarta.

River Trough

Siang itu sebetulnya kami bersemangat sekali untuk mendatangi tukang pijat di sebuah kampung. Begitu mobil diparkirkan, kami rebutan menuju rumah si tukang pijat. Ketika tiba di rumah si tukang pijat, nyali kami seorang demi seorang ciut setelah tahu bahwa pemijatnya adalah seorang nenek tua. Hanya Ibeth yang pasrah menerima keberuntungan, kebetulan dia yang paling pertama memasuki rumah si nenek itu. Dari pada bengong, kami bermaksud mengitari kampung. Pelet masih setia jadi guide. Ketika melewati sebuah jembatan yang sangat bagus, kami melihat genangan air di bawah. Sungai! Meskipun sungainya kecil, tapi genangan itu membuat adrenalin kami untuk bermain air sedemikian membumbung. Kami nekad saja meskipun letaknya jauh di bawah jembatan.