Skip to main content

Posts

Showing posts with the label dekadensi

Bila Korupsi Itu Wajib Hukumnya

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan yang pernah menjabat dari tahun 2002 hingga 2004, baru saja resmi dijadikan tersangka kasus korupsi. Percayalah, jika beliau mendapatkan posisi itu berkat pengabdiannya sebagai perintis karir di pemerintahan, praktik korupsi yang dilakukannya karena kebiasan yang terus ia pelihara selama masa karirnya itu. Jika praktik korupsi itu baru saja beliau lakukan dan tertangkap, tak mungkin beliau akan memepertaruhkan hidup, sisa umur, keluarga, dan reputasinya sekedar demi uang. Jika beliau berasal dari partai politik, besar dugaan karena partai tempatnya bernaung itu yang mendorongnya melakukan praktik korupsi. Beliau dan juga pejabat partai lainnya yang duduk di pemerintahan telah dijadikan tambang emas dan sapi perahan partai. Orang-orang ini memiliki keharusan untuk menyumbang pundi-pundi partai demi kelangsungan hidup partai. Orang-orang itu akan melakukannya sebagai bentuk terima kasih dan tanggung jawab. Kasihan. Kiranya para pejabat partai perlu j...

Militer Kita Anti Hukum

Menumpang taksi dari arah selatan Jakarta menuju pusat. Melalui jalan Sudirman, Thamrin, ke arah Kebon Sirih. Salah satu jalan terbaik adalah memutar balik di jalan Medan Merdeka Barat. Namun sopir taksi tua yang menyetir, memilih belok kanan dari bunderan air mancur patung kuda. Menurutnya, ia mengikuti mobil sedan merah yang duluan belok. Saya hanya bisa bilang, berdoa saja semoga tak ditilang. Memutar balik, atau belok kanan di area itu terlarang hingga jam 7pm. Saat lampu menyala hijau, betul saja. Taksi diberhentikan oleh polisi. Saya melihat sedan merah butut di depan juga diberhentikan. Lewat kaca mobil yang transparant, saya melihat seorang tentara berseragam hijau duduk menyetir sendiri. Ada dua polisi muda yang bertindak. Pertama yang menghentikan taksi, kedua yang menghentikan sedan merah butut dengan seorang tentara berseragam hijau di dalamnya. sedan merah berhenti, tapi tak lama jalan lagi. Saya melihat polisi kedua memberi hormat dengan sikap tegap yang berlebihan. Sama ...

Toll Affair

Jalan toll mestinya terlarang bagi jenis kendaraan kap terbuka yang mengangkut penumpang. Di setiap pintu masuk tol, tercantum larangan demikian. Namun yang sering saya saksikan, petugas toll tetap saja membiarkan praktek demikian terjadi. Hak setiap warga untuk menikmati pembangunan memang. Namun jika dinilai bisa membahayakan nyawa orang itu dan orang lain, sebaiknya segera hentikan.

Kuatir Jaipong

Pada milis Kota Bogor yang saya ikuti, topik mengenai kekuatiran Jaipong akan 'dipunahkan' jika RUU APP disahkan, sedang ramai dibahas. Mungkin karena mayoritas penghuni milis ini adalah orang Sunda, maka banyak pihak merasa ikut prihatin. Jika jaipongan betul-betul dilarang oleh RUU, lalu kenapa? Mengapa kita menjadi tiba-tiba perduli dan prihatin nasib jaipong? Selama ini ikut melestarikan saja tidak. Apakah kita selama ini punya perhatian dengan menganjurkan anak perempuan kita berlatih tarian ini? Apakah kita punya waktu dan minat untuk menonton pertunjukan daerah baik di panggung di sekitar rumah kita atau di TVRI? Perubahan sosial yang membawa dampak pada pergeseran standar moral dan nilai-nilai, akan selalu terjadi di masyarakat mana pun. Dulu Ibu kita sehari-hari pake kain batik dan kebaya (kebaya sunda, ketat di badan), dengan sanggul atau rambut panjang menjuntai. Sekarang, ibu-ibu kita berbusana panjang dengan kerudung menutupi kepala. Jaman kebaya dan sanggul ur...

FPI Yes! FPI No!

Siapa pun yang berpikir arif, akan menilai bahwa bentrokan pendukung Gus Dur dan Front Pembela Islam adalah suatu kebodohan belaka. Mereka berseteru untuk sebuah perjuangan atas sebuah keyakinan bahwa masing-masing dari mereka sedang mengibarkan bendera kebenaran yang paling benar. Kasihan sekali. Entah kenyamanan berupa apa yang mereka peroleh dari pemimpin yang dipujanya atau bahkan dari organisasi yang menaungi hingga mereka rela mempertaruhkan hidup demi fanatisme buta. Hmm, jika saya sampai harus melakukannya, saya sudah harus memiliki jaminan bahwa susu untuk anak saya dalam stok yang aman, tabungan dengan jumlah cukup untuk anak dan isteri, dan asuransi, baik kesehatan maupun kematian yang boleh diklaim jika sesuatu hal buruk terjadi sama saya selama ‘perjuangan’ saya itu. Well, namanya orang merdeka, mereka memang berhak memilih dan melakukan apa saja yang bisa mereka lakukan. Gus Dur, Sarumpaet, dan mungkin ribuan masyarakat menghendaki agar FPI dibubarkan saja. Sepak terjang ...