Skip to main content

Posts

Showing posts with the label CitiSight

GTO

Setiap kali keluar tol luar kota, saya selalu menyesal karena hingga hari ini belum juga punya kartu e-money. Padahal dengan kartu itu, saya tak perlu ikut-ikutan antri panjang untuk keluar jalan tol. Tapi untuk beli kartu ini, lupa melulu. Selain tidak tahu juga harus beli kemana.

Hari Minggu di RS Islam

Ke RS Islam mau ambil obat. Ternyata mereka bikin pangkalan taksi Blue Bird memblokir jalan di komplek rumah sakit. Hadeuuuh. 

One Fine Day, Have a Nice Day

Langit biru di atas Senayan City. Jarang sekali Jakarta memiliki langit yang biru bersih. Folo lainnya adalah pedestrian di jalan Asia Afrika menuju Sudirman.

One Fine Day: Good Morning, Jakarta

Udara Jakarta beberapa hri ini terkesan bersih. Matahari pagi dengan leluasa melumuri kota. Selamat pagi, Jakarta.

Yesus, Berkati Cinta Kami

Suatu pagi, Stasiun Gambir. Sambil menunggu kereta menuju Bogor, saya menemukan sepasang kekasih sedang berangkulan menghadap Immanuel.

Enjoy Jakarta: Bajaj VS Kancil

Beda generasi, beda kenyamanan. Mengantri damai menunggu penumpang. Rezeki tiap orang berbeda. Saatnya seseorang mendapat uang, saat itu pula yang lain menunggu. Saat seseorang menginginkan Kancil, bajaj akan ditinggalkan. Namun bisa saja orang tidak melirik Kancil karena bajaj dianggap lebih nyaman. Siapa tahu...?

Double Rail Jakarta - Banten

Perusahaan kereta api sedang mengembangkan double rail dari stasiun Tanah Abang menuju Banten. Keputusan benar. Dengan double rail, apalagi ditambah dengan jumlah gerbong dan jadual keberangkatan, penumpang bisa lebih nyaman menikmati perjalanan. Mereka tak perlu berdesak berlebihan, tak perlu menaiki atap kereta yang membahayakan.

MotoCycle Effect

Mulai pagi ini, jalan Subroto antara gedung DPR hingga bunderan Semanggi, dibuatkan partisi dengan barisan corn. Tujuannya agar para pengendara motor mengambil jalur lambat. Akan berhasilkah?

Good Morning Jakarta

Selamat pagi, Jakarta! Kawasan SCBD setiap hari memperlihatkan progress pembangunan. Hotel, apartment, shopping center, office building,...

Enjoy Jakarta: Museum Sejarah

Nama museum ini pun sebelumnya adalah Museum Fatahilah. Kemudian berganti menjadi Museum Sejarah. Jadi heran, apa yang ada di benak para penggagas penggantian nama ini, ya? Jangan sampai orang itu menduduki jabatan yang lebih tinggi. Bisa-bisa nama Jakarta digantinya, nama Grogol digantinya, nama Indonesia pun bakal digantinya mungkin. Mengganti nama, sama saja merubah sejarah.

Enjoy Jakarta: Museum Bank Mandiri

Bermain di playground. Teringat masa kecil.

Enjoy Jakarta: Museum Nasional

Tour de Muse. Kunjungan pertama adalah Museum Nasional di Medan Merdeka Barat. Sampai lupa sudah berapa sering masuk ke tempat ini, saking seringnya. Tapi sepertinya tak pernah bosan. Saya lebih senang ketika museum ini masih bernama Museum Gajah. Unik. Bayangkan, berapa ratus bahkan mungkin juta tempat di bumi ini menggunakan kata nasional?

CitiSight: Krispy Kreme

Independence a La Sutiyoso

Pembongkaran lapangan sepak bola Menteng yang sehari-harinya biasa digunakan sebagai markas Persija, secara kontroversial telah dibongkar. Rencananya akan dijadikan taman terbuka dan sebagian lain akan dijadikan gedung parkir. Para pecinta sejarah dan situs tua berpendapat mestinya gedung yang di bangun pada zaman Belanda berkuasa di Indonesia itu jangan sampai dirubuhkan karena bagian dari cagar budaya. Namun, sesungguhnya jika melihat daftar gedung-gdung mana saja yang masuk cagar budaya, ternyata lapangan Persija tidak termasuk. Saat Pesta Kebun di Taman Panarukan, Sutiyoso menyempatkan diri untuk berpidato. Kurang lebih: "Hai, warga Menteng. Relakan saja gedung itu dibongkar untuk dijadikan taman. Taman hijau seperti dimana kita sekarang berdiri. Jika gedung itu tetap dipertahankan, hanya akan ditempati oleh para oknum. Mereka tinggal dan berbisnis di sana tanpa memberikan kontribusi pada Pemerintah Daerah. Bayangkan juga, jika lapangan bola itu dijadikan tempat bertandin...

Independence Women

Ade and Alma about the boat, Sunda Kelapa Harbour.

Independence Boat

Selamat Sore, Jakarta

I am so enjoying the town when the sun falls. No raining. No sweat.

Jakarta Baheula

Dari data postcard di atas, foto ini menunjukkan kawasan Hayam Wuruk. Sebelah mana kali yang memisahkan dengan jalan Gajah Mada? Harmoni Intersection.

Rekonstruksi Sejarah di Museum Sejarah

Museum Sejarah Jakarta secara rutin membuat pertunjukan theater jalanan berupa rekonstruksi kejadian sejarah. Thema yang diusung berganti-ganti. Sangat kreatif menurut saya. Sebuah terobosan baru dalam rangka mengkampanyekan cinta sejarah kepada siapa pun. Tak hanya kalangan muda, namun juga generasi tua. Konsep theater jalanan memungkinkan penonton bisa berbaur dan berperan aktif dengan para aktor. Bahkan panggung dibuat tak ada batas untuk maksud itu. Sayang, acara menarik ini tidak disadari 'penting'nya. Saya rasa penyelenggra tidak melakukan kegiatan marketing yang optimal. Lihat saja, penonton hanya bisa dihitung dengan jari.

Things I Found At Museum Bank Mandiri