Saatnya pulang, kembali ke Jakarta. Penerbangan jam sembilan, tapi belum jam enam sudah tiba di bandara Ninoy Aquino. Tak apa, daripada telat. Wow. Alhamdulillah, tuan rumah baik sekali. Mereka tak sekedar menyiapkan mobil dan sopirnya untuk mengantar saya ke bandara, tapi juga ikut mengantar. Luar biasa. Kadang says ragu bagaimana bisa membalas segala kebaikan mereka.
Remeh temeh cerita sehari-sehari, prasasti bahwa saya pernah singgah di planet ini