Skip to main content

Kaleidoskop 2008: Peluang dan Penghianatan

Tahun 2008 ini, bagi saya adalah tahun penuh peluang sekaligus tahun penghianatan. Saya mendapat banyak peluang untuk berkarir mandiri bekerja sama dengan sejumlah sahabat yang saya sebut partner kerja. Awalnya tentu saya bersyukur bahwa mereka memberikan kepercayaan kepada saya karena mereka mengajak saya bekerja sama. Bersyukur juga, karena berkat sejumlah kerja sama itu saya mendapat sejumlah pengalaman, rezeki berlimpah, dan kecerdasan. Namun saya gagal dalam manajemen hati. Saya tidak begitu bersabar ketika satu per satu parner kerja saya berkhianat.

Pengkhianatan itu, ketika saya diajak menyiapkan konsep-konsep dan pembangunan proposal taunya ketika projek itu di tangan, parner saya memilih bekerja sama dengan orang lain. Di lain waktu, saya dibohongi mengenai pembagian keuntungan. Di saat lain, laporan keuangan tidak transparan hingga pekerjaan tersendat-sendat. Saya mestinya menganggap hal-hal di atas dengan kepala dingin hingga saya tak perlu bereaksi negatif. Mestinya saya lebih berphilosophi di tengah situasi tidak mengenakan itu. Saga gagal menjadi pribadi kuat dalam menghadapi cobaan demikian.

Semoga Allah menguatkan saya di kesempatan-kesempatan lain.

Comments

Popular posts from this blog

Billboard Udud

Pemprov DKI serius untuk menelikung para perokok aktif. Setelah mengeluarkan larangan merokok di beberapa kawasan, disusul dengan larangan beriklan bagi produsen rokok di jalan-jalan protokol. Mestinya, mulai Maret lalu, billboard iklan rokok yang semarak di sepanjang Sudirman, Gatot Subroto, dll itu tak sudah tak boleh lagi terpasang. Namun, pengecualian bagi pemasang iklan yang masa tayangnya belum habis, ditunggu hingga akhir masa kontrak. Sesederhana itukah? Seperti bisa ditebak, larangan-larangan apa pun yang diberlakukan pasti selalu diikuti sebuah koalisi kolusi. Tak ada hukuman bagi pengiklan iklan yang masih memasang billboardnya di sana walaupun tenggang waktu sudah terlewat. Yang terjadi adalah, adanya perpanjangan kontrak sebelum tenggang waktu itu habis. Sehingga iklan-iklan rokok itu akan terus terpasang selama masa kontrak yang diperpanjang. Jika perlu, kontrak untuk jangka waktu hingga masa kepemimpinan Sutiyoso berakhir. Sambil berharap, pemerintah provinsi yang baru a...

Bertemu Yesus

Sambil menunggu tukang yang akan bekerja di rumah, saya terlelap. Dua orang perempuan yang wajahnya sangat saya ingat mengetuk pintu. Mereka memperkenalkan diri sebagai murid-murid kajian Al Kitab dari sekte Saksi Yehua. Sejujurnya, nama itu baru saya dengar. Mungkin karena saya berada di luar komunitas kristiani, makanya tak terlalu perhatian pada hal demikian. Dua orang tukang datang dan dengan berisiknya bekerja. Saya tetap menerima dua tamu yang katanya mau mengabarkan berita gembira kepada siapapun. Ah, namanya tamu, tentu saya akan menerimanya dengan senang hati. Saya tak ingin berburuk sangka dengan apa yang mereka lakukan. Kristenisasi? Injilisasi? Saya tak mau apriori. Saat ini saya merasa telah menemukan kembali iman saya setelah bertahun-tahun menyublim. Lama saya telah bertualang dari satu keyakinan ke keyakinan lainnya. Jadi meskipun saya mendengar satu dua ayat tentang apapun dari pengabar manapun, insyaallah, tak akan menggoyahkan iman. Mulailah dua perempuan itu berceri...

Now Banderas

What do you expect when the media keep broadcasting peope failing to stay healthy?