Ternyata mengurus pendaftaran kuliah ribet juga. Tak bisa sekali datang terus semuanya beres. Apalagi saya tersangkut berbagai macam urusan yang menurut saya bukan kesalahan yang saya buat dengan sengaja. Misalnya, ada satu buku yang saya pinjam di perpustakaan yang sebetulnya sudah saya kembalikan Januari lalu tapi ternyata tak tercatat dalam daftar buku yang sudah dikembalikan. Gara-gara ini saya diharuskan membuat sebuah surat pernyataan yang tembusannya ke kantor polisi dan pengadilan segala. Hal lain, misalnya, seharusnya saya membayar biaya kursus di muka yang sebetulnya memang akan saya bayar. Namun karena menurut resepsionis saya tak perlu bayar, ya... buat apa apa bayar? Ternyata ini menjadi sumber masalah di kemudian hari. Begitu kursus selesai, saya tak bisa mengambil sertifikat yang mana dibutuhkan untuk pendaftaran untuk masuk semester baru.
Seharusnya, pihak marketing telah jauh-jauh hari mengantisipasi dan memproses surat-surat yang saya butuhkan untuk pendaftaran. Well, setelah bolak-balik ke sana ke mari, alhamdulillah akhirnya semuanya beres. Saya sudah bisa mulai beraktifitas sebagai mahasiswa baru di Edith Cowan University. Yeah, tidak semuanya beres juga ternyata. Urusan perpustakaan belum selesai meskipun saya sudah membuat surat pernyataan.
Comments