Saya lagi suka 'so you think you can dance australia', disiarkan setiap Rabu dan Kamis malam. Seru! Well, I just love competion. Saya baca di portal berita, konon akan dibuat juga versi Indonesia-nya. Hmm... menarik juga jika bisa mengundang banyak orang muda berbakat. Tapi saya membayangkan jangan-jangan MUI akan mengharamkan acara tersebut karena jika melihat konsep barat, banyak sekali adegan dansa dengan koreografi bersentuhan badan. Kecuali jika pihak production house membuat rambu-rambu yang ketat sebelum acara ini dibuat. Dan kalau boleh, jangan melibatkan Ari Tulang, ya...
Pemprov DKI serius untuk menelikung para perokok aktif. Setelah mengeluarkan larangan merokok di beberapa kawasan, disusul dengan larangan beriklan bagi produsen rokok di jalan-jalan protokol. Mestinya, mulai Maret lalu, billboard iklan rokok yang semarak di sepanjang Sudirman, Gatot Subroto, dll itu tak sudah tak boleh lagi terpasang. Namun, pengecualian bagi pemasang iklan yang masa tayangnya belum habis, ditunggu hingga akhir masa kontrak. Sesederhana itukah? Seperti bisa ditebak, larangan-larangan apa pun yang diberlakukan pasti selalu diikuti sebuah koalisi kolusi. Tak ada hukuman bagi pengiklan iklan yang masih memasang billboardnya di sana walaupun tenggang waktu sudah terlewat. Yang terjadi adalah, adanya perpanjangan kontrak sebelum tenggang waktu itu habis. Sehingga iklan-iklan rokok itu akan terus terpasang selama masa kontrak yang diperpanjang. Jika perlu, kontrak untuk jangka waktu hingga masa kepemimpinan Sutiyoso berakhir. Sambil berharap, pemerintah provinsi yang baru a...
Comments