Satu kata yang bisa menjelaskan Central Park: luaaaas. Udara yang sangat panas, mengundang kantuk yang sangat. Apalagi malam sebelumnya saya hanya bisa terlelap sekitar dua jam saja. So, di bawah kerindangan pohon-pohon dengan semilir angin musim panas yang lumayan meninabobokan, saya tertidur.
Saya selalu kagum dengan cara negara-negara maju mengelola taman umum. Taman dirancang sedemikian rupa sehingga nyaman dan memiliki daya tarik. Di Central Park, selain bisa duduk nyaman, banyak orang yang suka berolah raga lagi memanfaatkan track yang menantang itu; kran air minum disediakan gratis dalam jarak teratur; bagi mereka yang membawa anak-anak, tempat bermain untuk mereka pun disediakan dengan aneka permainan yang menyenangkan.
Sejenak saya membandingkan Central Park dengan Kebon Raya Bogor. Hmm, dari sisi koleksi, KRB luar biasa tak tertandingi. Namun saya akan setuju jika KRB mulai memikirkan untuk menciptakan pusat-pusat permainan anak di sejumlah titik. Pusat rekreasi harus berinovasi. Itu ide sederhananya.
 |
| Jacqueline Onasis Reservoir |
 |
| Salah satu underpass |
 |
| Alice in the Wonderland |
 |
| Bobo-bobo siang |
 |
| Cafe di sekitar danau |
Comments