Good morning, Manhattan!
Bersyukur bisa tidur nyenyak pada malam pertama di pulau ini. Itu karena selama penerbangan saya tidak terlalu melulu tidur. Dengan perbedaan jam dengan Jakarta yang tepat dua belas jam, mestinya mengganggu kebiasaan tidur yang dapat mengakibatkan jetlag. Saya berharap tidak terjadi pada saya.
Adaptasi tak saja untuk jadual tidur, tapi juga sholat. Saat musim panas, pagi lebih cepat datang dan sebaliknya, malam lambat datang. Begitu bangun dan melihat jam menunjukkan angka 6.07, saya curiga waktu shubuh sudah lewat. Benar saja, fajar dimulai 4.37 sedangkan matahari terbit pukul 5.25!
Comments