Begitu memasuki Grand Central Station, saya bertanya pada seorang bapak. Saya juga bertanya lagi pada bagian informasi, sebelum memasuki jalur agar lebih pasti. Jadi, saya boleh ambil subway nomor 4,5 atau 6, turun di 96th Station. Sebelumnya, saya sudah membeli MetroCard, tiket yang bisa saya gunakan selama saya berada di New York dengan deposit sejumlah nilai uang.
Semuanya terkesan sangat mudah: keluar bandara, ke stasiun, lalu ke hostel. Tapi, ternyata tidak begitu kejadiannya. Sebuah 'kecelakaan' pertama terjadi ketika saya menyadari bahwa saya keliru ambil kereta. Kereta yang saya naiki malah menjauhi tujuan. Saya salah mengambil jalur.
Turun, lalu menyebrang ke jalur sebaliknya. Ketika siap-siap mau turun di stasiun tujuan, ternyata kereta tak berhenti. Saya turun lagi, ganti arah, ambil kereta lagi. Kata seorang ibu yang saya tanya, saya bisa ambil kereta express yang langsung berhenti di 96th Station atau bisa juga ambil yang lokal, tapi berhenti di tiap stasiun. Karena pertimbangan sudah malam, saya memilih kereta express. Eh, tenyata. Kereta ini tak juga berhenti di stasiun yang saya mau. Namun saya tak mau kebablasan lagi. Biarlah saya keluar, lalu saya jalan kaki saja.
Akhirnya, sepuluh blok harus saya lalui dengan berjalan kaki demi mencapai hostel. Langit masih benderang kendati sudah mendekati jam 9 malam. Well, this is summer. Matahari lebih lama beredar.
 |
| Mengantri kereta di Jalur 5 |
 |
| Setelah bablas, balik arah |
 |
| Sepi. "Apa di sini aman?" tanya saya ke seorang ibu |
 |
| Oops... terlewat jauh |
 |
| Kali ini benar... |
Comments