Mimpi. Saya lagi dalam perjalanan Bogor-Jakarta lewat tol Jagorawi.Saya mengendari sebuah sedan, dan anggota keluarga saya lengkap di dalamnya. Jalanan padat. Lalu saya menyadari bahwa mobil saya berparasut. Dalam pikiran saya, mobil yang saya kendarai tak akan bergerak jika tanpa parasust. Aneh, ya.
Tiba-tiba, parasut tidak mengembang. Saya putuskan saya yang pegang parasut itu. Ini pun tidak bekerja dengan baik. bahkan parasut nyungsep ke pinggir tol. Tak lama saya mendengar suara benda berat terjatuh. Lewat kaca spion saya melihat ada pemotor yang tergeletak jatuh. Saya berpikiran sayalah yang menyebabkan motor dan pengendaranya jatuh. Lalu saya menepi.
Kaget luar biasa. Saya menunggu perkembangan. Bingung juga apa saya yang benar-benar telah menyebabkan motor itu jatuh? Sementara itu, saya berusaha menarik dan merapikan parasut. Sambil itu, saya melihat sebuah lubang besar menganga, semacam galian industri untuk pengeboran minyak. Saya tidak terlalu memperhatikan lebih lanjut. Saya sedang panik dengan kecelakaan di belakang mobil saya yang sepertinya telah menarik perhatian banyak pengemudi lain itu. Lagian, sesal saya, sepeda motor kok masuk tol.
Begitu saya tiba di mobil, sambil membawa lipatan parasut, isteri bilang. Ada kabar, katanya, salah seorang keponakan saya meninggal. Sudah berkeluarga, beranak dua, masih muda. Plung, sayang terbangun.
Comments