Skip to main content

Posts

Mega-SBY-JK: Sudahlah, Semua Curang, Kok

JK-Wiranto menolak hasil penghitungan suara KPU. Mega-Prabowo pun demikian. Jika SBY-Boediono kalah pun, saya percaya mereka akan menolak. Kedua kubu yang kalah telah banyak mencatat praktek kecurangan selama proses pemilihan. Saya pun percaya kalau kelompok SBY-Boediono juga memiliki data kecurangan di lapangan. Mega-Prabowo dan JK-Wiranto merasa berhak mengajukan gugatan karena mereka kalah. Dengan sejuta alasan mereka berusaha memperpanjang persoalan supaya seolah sebagai pejuang demokrasi. Padahal kita tahu semua orang melakukan kecurangan. Semua orang punya target yang harus dicapai. Padahal kita semua sejak dari awal sudah yakin pemenang dari pilpres ini adalah SBY. Maka, sudahilah.

Cheerleader Boy

Bagaimana rasanya menjadi seorang ibu ketika menemukan anak lelaki satu-satunya yang masih berusia 10 hampir 11, lebih berambisi untuk menjadi seorang cheerleader dari pada terus mengikuti kelas gulat di sekolahnya? Hambatan tak hanya di dapat dari ibu, pun dari pihak sekolah yang sangat ketat menjaga perilaku anak-anak didiknya yang tak sesuai tuntutan 'kodrat'. Lalu siapa yang akan mendengarkan dan memahami mau si anak? Film ini seperti sedang 'menegur' penonton, sekaligus berwacana jika kelak anak-anakmu seperto tokoh utama di film ini, apa yang dapat kita lakukan? It's not about you, it's about the son.

Cirebon Lagi

Long weekend. Saya usulkan ke istri saya untuk ke Cirebon saja, jenguk saudara tertuanya yang sakit. Tentu saja dia sambut dengan riang gembira. Ada alasan lain yang saya punya, sebentar lagi lebaran, saya ingin merayakan di Bogor bersama keluarga besar saya setelah beberapa kali lebaran selalu ke Cirebon. Soalnya lagi, jika saya jadi berangkat ke luar negeri untuk sekolah lagi, kan tidak tahu apa bisa pulang setiap tahun. Berangkat Sabtu pagi. Tol Cikampek lumayan padat apalagi menjelang simpangan menuju Bandung. Setelah itu lancar. Namun di daerah pantura sempat terhadang macet total lantaran seorang polisi (mungkin sinting), menghentikan truk di tengah jalan hingga menutup dua jalur jalan. Beberapa kilometer dari titik itu, kembali ada razia. Kali ini sepertinya resmi. Puluhan polisi berjajar membelah dua jalur. Kendaraan besar ke jalur tengah sementara kendaraan kecil ke jalur pinggir. Satu per satu diminta berhenti dan mereka memeriksa setiap jengkal isi mobil. Setelah kasus pemb...

Akankah Saya Mendapat Beasiswa dari IDB?

Akhirnya undangan wawancara dari panitia beasiswa IDB (Islamic Development Bank) datang juga. Ada dua hari wawancara untuk dua kelompok dosen yang berbeda. Saya mendapat giliran hari pertama, Jumat. Ternyata, tidak semua yang dipanggil benar-benar sudah siap dengan segala LoA dari unviersitas tujuan di luar negeri. Alhamdulillah, saya sudah punya. Bahkan 3! Australia, Belanda, dan Inggris. Favorit saya, tentu saja Inggris meskipun Belanda juga boleh. Australia? Hmmm, sejujurnya agak kurang asyik untuk dibayangkan, mengingat universitas yang saya tuju berada di Perth, Australia Barat, yang berdasar hasil browsing, tak terlalu indah untuk didatangi. Apalagi untuk 3 tahun! Ada dua penguji, seorang bapak dan seorang ibu yang dengar-dengar mereka sudah sangat berpengalaman dalam mewawancara para kandidat penerima beasiswa. Saat wawancara, semua terkesan sangat smooth dan bahkan menyenangkan. Beda dari cerita-cerita dosen lain yang mendapat banyak 'sandungan' dari dua pewawancara ini...

Kisah Sebuah Kekalahan

Sambil bercanda kepada para sahabat, saya bilang mungkin pihak di balik pengeboman Marriott adalah 'dia' yang kalah dalam pemilihan. Rupanya bagi SBY, presiden pilihan saya, tak menganggap itu bercanda. Beliau serius. Maka beliau bilang di depat pers, mereka yang tidak puas dengan hasil pemilu ada di balik prahara ini. Tak mungkin seorang kepala negara sembarangan bicara demikian. Dan mengapa Prabowo harus marah? Yang kalah kan bukan dia saja.

Duka Marriott, Lagi

Indonesia kembali mencuri perhatian dunia, duka juga bagi dunia. Bom lagi-lagi diledakkan oleh orang-orang sinting di hotel Marriott, ditambah dengan di hotel Ritz Carlton dan Muara Karang, Jakarta. Spekulasi berhamburan dari banyak orang siapa yang kira-kira di balik semua ini. Apakah kelompok yang sama dengan pengebom sebelumnya atau kelompok baru? Siapa pun mereka, yang jelas mereka orang-orang yang sudah tertutup mata hatinya. Bisa seseorang, bisa sekelompok orang, bisa satu bangsa, bisa sekelompok bangsa. Alasannya pun bisa beraneka macam. Bisa karena sinting, sakit hati, kalah, atau persaingan. Psikopat? Kalah dalam pemilihan? Persaingan antar bangsa? Wallahualam.

Basil at Pacific Place

Sebuah kota dengan seekor King Kong, dibangun dari olahan coklat yang disponsori oleh Silver Queen.